Analisis Dugaan Kasus Plagiarisme Desain Maskot KPU Mamuju Dengan Vektor Burung Tukan Di Internet
Keywords:
maskot, Analisis Komparatif Visual, Plagiarisme Visual, Etika Desain, OrisinalitasAbstract
Pesatnya transformasi digital telah mengubah paradigma komunikasi manusia, khususnya dalam cara memproduksi dan mendistribusikan konten visual. Namun, juga memperbesar potensi terjadinya plagiarisme dalam praktek desain komunikasi visual. Salah satu kasus yang menjadi perhatian publik adalah dugaan kemiripan visual pada desain maskot "Si Maju", pemenang sayembara desain maskot Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju Tahun 2024, dengan ilustrasi vektor burung toucan yang beredar di internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemiripan visual antara kedua objek tersebut melalui pendekatan analisis komparatif visual. Kajian mengenai kemiripan visual selama ini lebih banyak berfokus pada logo dan identitas merek, sedangkan penelitian yang secara khusus mengkaji dugaan plagiarisme pada desain maskot melalui analisis komparatif visual masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis komparatif terhadap unsur bentuk, proporsi, warna, pose, dan gaya ilustrasi. Data diperoleh melalui dokumentasi visual, studi literatur, serta observasi terhadap elemen-elemen desain. Hasil penelitian menunjukkan adanya kemiripan visual yang dominan pada aspek bentuk kepala, proporsi tubuh, bentuk paruh, pose karakter, pola warna, dan gaya ilustrasi. Penambahan atribut lokal pada desain maskot tidak mengubah struktur visual utama karakter sehingga kemiripan pada elemen-elemen visual utama tetap terlihat. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa penerapan analisis komparatif visual sebagai salah satu pendekatan untuk mengevaluasi orisinalitas karya desain maskot serta memperkaya kajian mengenai etika profesi dalam bidang desain komunikasi visual.






